Lahir Rabu, 1 Juni 1994: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
1 Juni 1994 jatuh pada hari Rabu Legi. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 21 Besar 1926 (tahun Je), di kalender Hijriah kira-kira 21 Zulhijah 1414 H, dan di kalender Imlek tanggal 22 bulan 4 tahun 2545. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Rabu Legi, berzodiak Gemini, dan bershio Anjing. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang cerdas, setia, dan kreatif.
- Weton: Rabu Legi, neptu 12 (Satria Wirang)
- Zodiak: Gemini · Shio: Anjing Kayu
- Life Path: 3 (Sang Komunikator) · Tarot: The Empress
Kelahiran Rabu dikaitkan dengan sifat pendiam namun teliti, sabar, dan pandai menyimpan rahasia. Pasaran Legi melambangkan pribadi yang murah hati, suka menolong, dan pandai bicara.
Detail weton ›Cerdas, komunikatif, dan mudah beradaptasi. Hari ini: Energi zodiak Gemini hari ini sangat cerah. Rasa ingin tahu mendorong Anda mencoba cara…
Ramalan harian ›Setia, adil, dan protektif.
Ramalan shio ›Kreatif, ekspresif, dan ceria.
Numerologi ›Hidupmu sedang memasuki fase subur dan hangat. Apa yang kamu rawat dengan sabar mulai tumbuh, dan kamu boleh menikmatinya.
Arti kartu ›1 Juni 1994 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 1 Juni 1994 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Rabu, 1 Juni 1994 Hari ke-152 dari 365 hari, minggu ke-22, sisa 213 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 21 Besar 1926 Tahun Je, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 21 Zulhijah 1414 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 22 bulan 4, tahun 2545 Kongzili Tahun Anjing Kayu · Kalender Imlek |
| Weton | Rabu Legi, neptu 12 Rabu 7 + Legi 5 |
| Pancasuda | Satria Wirang |
| Wuku | Tambir Wuku ke-19 dari 30 |
| Pranata mangsa | Saddha (mangsa ke-12) 12 Mei 1994 – 21 Juni 1994, musim Mareng |
Hitungan Jawa untuk weton Rabu Legi
Neptu weton Rabu Legi adalah 12, hasil penjumlahan neptu hari Rabu (7) dan pasaran Legi (5). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Satria Wirang
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 12, hasilnya Satria Wirang: digambarkan kerap diuji rasa kecewa, sehingga primbon menganjurkan sabar dan rajin prihatin. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Tambir
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 1 Juni 1994 masuk wuku Tambir, urutan ke-19. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Rabu Legi datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Rabu Legi.
Pranata mangsa Saddha: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 1 Juni 1994 masuk mangsa Saddha, yang berlangsung dari 12 Mei 1994 sampai 21 Juni 1994 dan termasuk musim Mareng (peralihan menuju kemarau).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: udara pagi terasa dingin, padi dijemur dan disimpan di lumbung. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
Dihitung dari hari ini
Pelajari lebih dalam hasil 1 Juni 1994
- Watak weton Rabu Legi dan tanggal wetonan berikutnya ›
- Sifat dan ramalan harian zodiak Gemini ›
- Sifat dan ramalan harian shio Anjing ›
- Ramalan shio Anjing 2027 per elemen tahun lahir ›
- Arti Life Path Number 3 ›
- Kecocokan shio Anjing dan Kelinci ›
- Kecocokan zodiak Gemini dan Sagittarius ›
- Hitung kecocokan jodoh menurut weton ›
