Lahir Selasa, 1 November 1994: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
1 November 1994 jatuh pada hari Selasa Wage. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 27 Jumadilawal 1927 (tahun Dal), di kalender Hijriah kira-kira 27 Jumadilawal 1415 H, dan di kalender Imlek tanggal 28 bulan 9 tahun 2545. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Selasa Wage, berzodiak Scorpio, dan bershio Anjing. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang intens, setia, dan ambisius.
- Weton: Selasa Wage, neptu 7 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Scorpio · Shio: Anjing Kayu
- Life Path: 8 (Sang Penguasa) · Tarot: Strength
Kelahiran Selasa dikaitkan dengan keberanian, tegas mengambil keputusan, dan kadang mudah tersulut emosi. Pasaran Wage melambangkan pribadi yang setia, pekerja keras, namun cenderung keras kepala.
Detail weton ›Intens, setia, dan penuh rahasia. Hari ini: Energi zodiak Scorpio hari ini butuh kehati-hatian. Perasaan Anda peka hari ini; percayai firasat,…
Ramalan harian ›Setia, adil, dan protektif.
Ramalan shio ›Ambisius, berorientasi hasil, dan kuat secara materi.
Numerologi ›Strength tegak bilang kekuatan terbesarmu ada di dalam: sabar, berani, dan lembut sekaligus. Kamu bisa menghadapi situasi panas tanpa ikut terbakar. Emosi tidak dibuang, tapi dijinakkan dengan kasih sayang.
Arti kartu ›1 November 1994 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 1 November 1994 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Selasa, 1 November 1994 Hari ke-305 dari 365 hari, minggu ke-44, sisa 60 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 27 Jumadilawal 1927 Tahun Dal, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 27 Jumadilawal 1415 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 28 bulan 9, tahun 2545 Kongzili Tahun Anjing Kayu · Kalender Imlek |
| Weton | Selasa Wage, neptu 7 Selasa 3 + Wage 4 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Galungan Wuku ke-11 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1994 – 8 November 1994, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Selasa Wage
Neptu weton Selasa Wage adalah 7, hasil penjumlahan neptu hari Selasa (3) dan pasaran Wage (4). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 7, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Galungan
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 1 November 1994 masuk wuku Galungan, urutan ke-11. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Selasa Wage datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Selasa Wage.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 1 November 1994 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1994 sampai 8 November 1994 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
