Lahir Sabtu, 10 Februari 1996: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
10 Februari 1996 jatuh pada hari Sabtu Kliwon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 20 Pasa 1928 (tahun Be), di kalender Hijriah kira-kira 20 Ramadan 1416 H, dan di kalender Imlek tanggal 22 bulan 12 tahun 2546. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Kliwon, berzodiak Aquarius, dan bershio Babi. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang mandiri, murah hati, dan pelopor.
- Weton: Sabtu Kliwon, neptu 17 (Satria Wibawa)
- Zodiak: Aquarius · Shio: Babi Kayu
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Kliwon melambangkan pribadi yang intuitif, pandai berbicara, dan dipercaya punya kepekaan batin.
Detail weton ›Mandiri, inovatif, dan humanis. Hari ini: Energi zodiak Aquarius hari ini butuh kehati-hatian. Anda mudah terdistraksi; matikan notifikasi saat mengerjakan…
Ramalan harian ›Murah hati, tulus, dan menikmati hidup.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›10 Februari 1996 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 10 Februari 1996 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 10 Februari 1996 Hari ke-41 dari 366 hari (tahun kabisat), minggu ke-6, sisa 325 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 20 Pasa 1928 Tahun Be, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 20 Ramadan 1416 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 22 bulan 12, tahun 2546 Kongzili Tahun Babi Kayu · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Kliwon, neptu 17 Sabtu 9 + Kliwon 8 |
| Pancasuda | Satria Wibawa |
| Wuku | Kuruwelut Wuku ke-17 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 1996 – 29 Februari 1996, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Kliwon
Neptu weton Sabtu Kliwon adalah 17, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Kliwon (8). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Satria Wibawa
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 17, hasilnya Satria Wibawa: digambarkan mudah dihormati dan dipercaya orang di sekitarnya. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Kuruwelut
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 10 Februari 1996 masuk wuku Kuruwelut, urutan ke-17. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Kliwon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Kliwon.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 10 Februari 1996 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 1996 sampai 29 Februari 1996 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
