Lahir Jumat, 10 Juli 2026: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
10 Juli 2026 jatuh pada hari Jumat Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 24 Sura 1960 (tahun Be), di kalender Hijriah kira-kira 24 Muharam 1448 H, dan di kalender Imlek tanggal 26 bulan 5 tahun 2577. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Jumat Pon, berzodiak Cancer, dan bershio Kuda. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang penyayang, energik, dan murah hati.
- Weton: Jumat Pon, neptu 13 (Bumi Kapetak)
- Zodiak: Cancer · Shio: Kuda Api
- Life Path: 9 (Sang Humanis) · Tarot: The Hermit
Kelahiran Jumat dikaitkan dengan ketenangan, religius, dan kemampuan menenangkan orang di sekitarnya. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Penyayang, protektif, dan intuitif. Hari ini: Energi zodiak Cancer hari ini sangat cerah. Rindu pada keluarga atau kampung halaman bisa…
Ramalan harian ›Energik, bebas, dan supel.
Ramalan shio ›Murah hati, idealis, dan berjiwa sosial.
Numerologi ›The Hermit tegak mengajak kamu mundur sebentar dari keramaian untuk mendengar suara hatimu sendiri. Ini waktu untuk refleksi, bukan untuk ikut-ikutan. Jawaban yang kamu cari lebih mungkin ketemu dalam sunyi.
Arti kartu ›10 Juli 2026 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 10 Juli 2026 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Jumat, 10 Juli 2026 Hari ke-191 dari 365 hari, minggu ke-28, sisa 174 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 24 Sura 1960 Tahun Be, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 24 Muharam 1448 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 26 bulan 5, tahun 2577 Kongzili Tahun Kuda Api · Kalender Imlek |
| Weton | Jumat Pon, neptu 13 Jumat 6 + Pon 7 |
| Pancasuda | Bumi Kapetak |
| Wuku | Mandasiya Wuku ke-14 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kasa (mangsa ke-1) 22 Juni 2026 – 1 Agustus 2026, musim Ketiga |
Hitungan Jawa untuk weton Jumat Pon
Neptu weton Jumat Pon adalah 13, hasil penjumlahan neptu hari Jumat (6) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Bumi Kapetak
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 13, hasilnya Bumi Kapetak: digambarkan tekun, tabah, dan pekerja keras, meski cenderung menyimpan perasaan sendiri. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Mandasiya
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 10 Juli 2026 masuk wuku Mandasiya, urutan ke-14. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Jumat Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Jumat Pon.
Pranata mangsa Kasa: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 10 Juli 2026 masuk mangsa Kasa, yang berlangsung dari 22 Juni 2026 sampai 1 Agustus 2026 dan termasuk musim Ketiga (kemarau).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: daun berguguran dan petani mulai menanam palawija. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
Dihitung dari hari ini
Pelajari lebih dalam hasil 10 Juli 2026
- Watak weton Jumat Pon dan tanggal wetonan berikutnya ›
- Sifat dan ramalan harian zodiak Cancer ›
- Sifat dan ramalan harian shio Kuda ›
- Ramalan shio Kuda 2027 per elemen tahun lahir ›
- Arti Life Path Number 9 ›
- Kecocokan shio Kuda dan Kambing ›
- Kecocokan zodiak Cancer dan Taurus ›
- Hitung kecocokan jodoh menurut weton ›
