Lahir Jumat, 11 November 1994: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
11 November 1994 jatuh pada hari Jumat Wage. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 7 Jumadilakir 1927 (tahun Dal), di kalender Hijriah kira-kira 7 Jumadilakhir 1415 H, dan di kalender Imlek tanggal 9 bulan 10 tahun 2545. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Jumat Wage, berzodiak Scorpio, dan bershio Anjing. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang intens, setia, dan murah hati.
- Weton: Jumat Wage, neptu 10 (Satria Wibawa)
- Zodiak: Scorpio · Shio: Anjing Kayu
- Life Path: 9 (Sang Humanis) · Tarot: The Hermit
Kelahiran Jumat dikaitkan dengan ketenangan, religius, dan kemampuan menenangkan orang di sekitarnya. Pasaran Wage melambangkan pribadi yang setia, pekerja keras, namun cenderung keras kepala.
Detail weton ›Intens, setia, dan penuh rahasia. Hari ini: Energi zodiak Scorpio hari ini butuh kehati-hatian. Perasaan Anda peka hari ini; percayai firasat,…
Ramalan harian ›Setia, adil, dan protektif.
Ramalan shio ›Murah hati, idealis, dan berjiwa sosial.
Numerologi ›The Hermit tegak mengajak kamu mundur sebentar dari keramaian untuk mendengar suara hatimu sendiri. Ini waktu untuk refleksi, bukan untuk ikut-ikutan. Jawaban yang kamu cari lebih mungkin ketemu dalam sunyi.
Arti kartu ›11 November 1994 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 11 November 1994 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Jumat, 11 November 1994 Hari ke-315 dari 365 hari, minggu ke-45, sisa 50 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 7 Jumadilakir 1927 Tahun Dal, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 7 Jumadilakhir 1415 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 9 bulan 10, tahun 2545 Kongzili Tahun Anjing Kayu · Kalender Imlek |
| Weton | Jumat Wage, neptu 10 Jumat 6 + Wage 4 |
| Pancasuda | Satria Wibawa |
| Wuku | Kuningan Wuku ke-12 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kanem (mangsa ke-6) 9 November 1994 – 21 Desember 1994, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Jumat Wage
Neptu weton Jumat Wage adalah 10, hasil penjumlahan neptu hari Jumat (6) dan pasaran Wage (4). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Satria Wibawa
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 10, hasilnya Satria Wibawa: digambarkan mudah dihormati dan dipercaya orang di sekitarnya. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Kuningan
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 11 November 1994 masuk wuku Kuningan, urutan ke-12. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Jumat Wage datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Jumat Wage.
Pranata mangsa Kanem: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 11 November 1994 masuk mangsa Kanem, yang berlangsung dari 9 November 1994 sampai 21 Desember 1994 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: musim buah-buahan, petani menyemai benih padi. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
