Lahir Selasa, 23 Oktober 1990: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
23 Oktober 1990 jatuh pada hari Selasa Wage. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 3 Bakda Mulud 1923 (tahun Alip), di kalender Hijriah kira-kira 3 Rabiulakhir 1411 H, dan di kalender Imlek tanggal 6 bulan 9 tahun 2541. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Selasa Wage, berzodiak Scorpio, dan bershio Kuda. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang intens, energik, dan analitis.
- Weton: Selasa Wage, neptu 7 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Scorpio · Shio: Kuda Logam
- Life Path: 7 (Sang Pencari Kebenaran) · Tarot: The Chariot
Kelahiran Selasa dikaitkan dengan keberanian, tegas mengambil keputusan, dan kadang mudah tersulut emosi. Pasaran Wage melambangkan pribadi yang setia, pekerja keras, namun cenderung keras kepala.
Detail weton ›Intens, setia, dan penuh rahasia. Hari ini: Energi zodiak Scorpio hari ini butuh kehati-hatian. Perasaan Anda peka hari ini; percayai firasat,…
Ramalan harian ›Energik, bebas, dan supel.
Ramalan shio ›Analitis, spiritual, dan reflektif.
Numerologi ›The Chariot tegak bilang kamu sedang di jalur yang benar, asal setir tetap kamu yang pegang. Tekad, disiplin, dan fokus bikin target yang kelihatan jauh jadi bisa dikejar. Kemenangan datang karena kamu mengendalikan diri, bukan karena keadaan selalu mulus.
Arti kartu ›23 Oktober 1990 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 23 Oktober 1990 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Selasa, 23 Oktober 1990 Hari ke-296 dari 365 hari, minggu ke-43, sisa 69 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 3 Bakda Mulud 1923 Tahun Alip, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 3 Rabiulakhir 1411 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 6 bulan 9, tahun 2541 Kongzili Tahun Kuda Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Selasa Wage, neptu 7 Selasa 3 + Wage 4 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Galungan Wuku ke-11 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1990 – 8 November 1990, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Selasa Wage
Neptu weton Selasa Wage adalah 7, hasil penjumlahan neptu hari Selasa (3) dan pasaran Wage (4). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 7, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Galungan
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 23 Oktober 1990 masuk wuku Galungan, urutan ke-11. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Selasa Wage datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Selasa Wage.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 23 Oktober 1990 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1990 sampai 8 November 1990 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
