Lahir Rabu, 27 Oktober 1999: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
27 Oktober 1999 jatuh pada hari Rabu Kliwon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 17 Rejeb 1932 (tahun Ehe), di kalender Hijriah kira-kira 17 Rajab 1420 H, dan di kalender Imlek tanggal 19 bulan 9 tahun 2550. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Rabu Kliwon, berzodiak Scorpio, dan bershio Kelinci. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang intens, lembut, dan sangat intuitif.
- Weton: Rabu Kliwon, neptu 15 (Wasesa Segara)
- Zodiak: Scorpio · Shio: Kelinci Tanah
- Life Path: 11 (Master Intuisi) · Tarot: Justice
Kelahiran Rabu dikaitkan dengan sifat pendiam namun teliti, sabar, dan pandai menyimpan rahasia. Pasaran Kliwon melambangkan pribadi yang intuitif, pandai berbicara, dan dipercaya punya kepekaan batin.
Detail weton ›Intens, setia, dan penuh rahasia. Hari ini: Energi zodiak Scorpio hari ini butuh kehati-hatian. Perasaan Anda peka hari ini; percayai firasat,…
Ramalan harian ›Lembut, elegan, dan penuh perhatian.
Ramalan shio ›Sangat intuitif, inspiratif, dan visioner.
Numerologi ›Justice tegak bilang apa yang kamu tanam, itu yang kamu tuai. Kartu ini meminta kamu jujur, menimbang fakta dengan adil, lalu mengambil keputusan yang jelas. Kebenaran akan terlihat, cepat atau lambat.
Arti kartu ›27 Oktober 1999 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 27 Oktober 1999 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Rabu, 27 Oktober 1999 Hari ke-300 dari 365 hari, minggu ke-43, sisa 65 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 17 Rejeb 1932 Tahun Ehe, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 17 Rajab 1420 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 19 bulan 9, tahun 2550 Kongzili Tahun Kelinci Tanah · Kalender Imlek |
| Weton | Rabu Kliwon, neptu 15 Rabu 7 + Kliwon 8 |
| Pancasuda | Wasesa Segara |
| Wuku | Sinta Wuku ke-1 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1999 – 8 November 1999, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Rabu Kliwon
Neptu weton Rabu Kliwon adalah 15, hasil penjumlahan neptu hari Rabu (7) dan pasaran Kliwon (8). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Wasesa Segara
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 15, hasilnya Wasesa Segara: digambarkan berwibawa dan lapang hati seperti lautan, mudah memaafkan. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Sinta
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 27 Oktober 1999 masuk wuku Sinta, urutan ke-1. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Rabu Kliwon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Rabu Kliwon.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 27 Oktober 1999 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1999 sampai 8 November 1999 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
