Lahir Sabtu, 30 Oktober 1999: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
30 Oktober 1999 jatuh pada hari Sabtu Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 20 Rejeb 1932 (tahun Ehe), di kalender Hijriah kira-kira 20 Rajab 1420 H, dan di kalender Imlek tanggal 22 bulan 9 tahun 2550. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Pon, berzodiak Scorpio, dan bershio Kelinci. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang intens, lembut, dan bebas.
- Weton: Sabtu Pon, neptu 16 (Tunggak Semi)
- Zodiak: Scorpio · Shio: Kelinci Tanah
- Life Path: 5 (Sang Petualang) · Tarot: Temperance
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Intens, setia, dan penuh rahasia. Hari ini: Energi zodiak Scorpio hari ini butuh kehati-hatian. Perasaan Anda peka hari ini; percayai firasat,…
Ramalan harian ›Lembut, elegan, dan penuh perhatian.
Ramalan shio ›Bebas, dinamis, dan haus pengalaman.
Numerologi ›Temperance tegak bilang kamu sedang belajar meracik hidup dengan takaran yang pas. Tidak terlalu ngegas, tidak terlalu santai. Kesabaran dan kompromi kecil sedang menyatukan hal-hal yang tadinya bertolak belakang.
Arti kartu ›30 Oktober 1999 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 30 Oktober 1999 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 30 Oktober 1999 Hari ke-303 dari 365 hari, minggu ke-43, sisa 62 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 20 Rejeb 1932 Tahun Ehe, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 20 Rajab 1420 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 22 bulan 9, tahun 2550 Kongzili Tahun Kelinci Tanah · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Pon, neptu 16 Sabtu 9 + Pon 7 |
| Pancasuda | Tunggak Semi |
| Wuku | Sinta Wuku ke-1 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1999 – 8 November 1999, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Pon
Neptu weton Sabtu Pon adalah 16, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Tunggak Semi
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 16, hasilnya Tunggak Semi: diibaratkan tunggul yang bersemi lagi: rezeki dipercaya mudah tumbuh kembali setelah habis. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Sinta
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 30 Oktober 1999 masuk wuku Sinta, urutan ke-1. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Pon.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 30 Oktober 1999 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1999 sampai 8 November 1999 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
