Lahir Sabtu, 11 Maret 1989: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
11 Maret 1989 jatuh pada hari Sabtu Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 3 Ruwah 1921 (tahun Wawu), di kalender Hijriah kira-kira 3 Syakban 1409 H, dan di kalender Imlek tanggal 4 bulan 2 tahun 2540. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Pon, berzodiak Pisces, dan bershio Ular. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang empatik, bijaksana, dan bebas.
- Weton: Sabtu Pon, neptu 16 (Tunggak Semi)
- Zodiak: Pisces · Shio: Ular Tanah
- Life Path: 5 (Sang Petualang) · Tarot: The Hierophant
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Empatik, imajinatif, dan lembut hati. Hari ini: Energi zodiak Pisces hari ini sangat cerah. Rindu pada keluarga atau kampung halaman bisa…
Ramalan harian ›Bijaksana, misterius, dan intuitif.
Ramalan shio ›Bebas, dinamis, dan haus pengalaman.
Numerologi ›Ada kebijaksanaan di jalan yang sudah dilalui banyak orang. Kartu ini mengajakmu belajar dari mentor, menghargai nilai bersama, dan memakai jalur yang teruji.
Arti kartu ›11 Maret 1989 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 11 Maret 1989 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 11 Maret 1989 Hari ke-70 dari 365 hari, minggu ke-10, sisa 295 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 3 Ruwah 1921 Tahun Wawu, windu Sengara, kurup Asapon |
| Hijriah | 3 Syakban 1409 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 4 bulan 2, tahun 2540 Kongzili Tahun Ular Tanah · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Pon, neptu 16 Sabtu 9 + Pon 7 |
| Pancasuda | Tunggak Semi |
| Wuku | Pahang Wuku ke-16 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kasanga (mangsa ke-9) 1 Maret 1989 – 25 Maret 1989, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Pon
Neptu weton Sabtu Pon adalah 16, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Tunggak Semi
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 16, hasilnya Tunggak Semi: diibaratkan tunggul yang bersemi lagi: rezeki dipercaya mudah tumbuh kembali setelah habis. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Pahang
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 11 Maret 1989 masuk wuku Pahang, urutan ke-16. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Pon.
Pranata mangsa Kasanga: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 11 Maret 1989 masuk mangsa Kasanga, yang berlangsung dari 1 Maret 1989 sampai 25 Maret 1989 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi berbunga, suara tonggeret dan jangkrik terdengar di malam hari. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
Dihitung dari hari ini
Pelajari lebih dalam hasil 11 Maret 1989
- Watak weton Sabtu Pon dan tanggal wetonan berikutnya ›
- Sifat dan ramalan harian zodiak Pisces ›
- Sifat dan ramalan harian shio Ular ›
- Ramalan shio Ular 2027 per elemen tahun lahir ›
- Arti Life Path Number 5 ›
- Kecocokan shio Ular dan Monyet ›
- Kecocokan zodiak Pisces dan Capricorn ›
- Hitung kecocokan jodoh menurut weton ›
